Search This Blog

Wednesday, June 1, 2011

Mendapatkan banyak keuntungan

Manfaatkan kenikmatan berbicara yang ia miliki untuk menegur dan berbincang tentang hal-hal positif dan menyenangkan. Selain merasa lebih senang, wanita itu tentu akan mendapatkan banyak keuntungan misalnya jaringan yang lebih luas.
be well,
Dwika






"Penumpang Pesawat yang Tidak Ramah"

**Andrew Ho

Dikisahkan tentang seorang wanita kaya yang cantik dan berkulit bersih. Kebetulan ia mendapatkan tempat duduk di dalam pesawat tepat bersebelahan dengan seorang wanita yang berkulit hitam dan berpenampilan sangat sederhana. Dengan wajah sinis, wanita cantik itu memperlihatkan sikap tak senang kepada wanita sederhana itu.

“Pramugari, saya tidak mau duduk bersebelahan dengan orang ini. Tolong carikan saya tempat duduk yang lain saja,” teriak wanita cantik itu kepada seorang pramugari.

Dengan senyum ramah, pramugari tersebut memberitahu bahwa pesawat sudah penuh. “Tak ada tempat duduk lain yang kosong,” jelas pramugari itu.

“Aku tidak mau tahu! Kamu harus mencarikan satu tempat lagi untuk aku!” sergah wanita cantik itu dengan nada ketus dan setengah berteriak.

“Baiklah, saya akan mencoba memeriksa kelas bisnis. Semoga masih ada tempat duduk kosong untuk Ibu,” jawab sang pramugari mengalah.

Tiga menit kemudian, pramugari kembali dengan senyuman manis. “Di kelas bisnis masih ada satu tempat duduk kosong. Saya telah mendapat izin untuk satu penumpang yang ingin duduk disana,” kata pramugari tersebut ramah.

“Tetapi saya tidak diijinkan memberikan tempat tersebut kepada Anda (sambil menunjuk wanita cantik dan kaya), orang yang tidak berbudi pekerti. Karena itu, saya persilahkan Ibu (menunjuk kepada wanita sederhana dan berkulit hitam) untuk menempati kursi di kelas bisnis yang masih kosong,” lanjut pramugari tersebut kemudian memandu wanita sederhana itu menuju tempat duduk yang dimaksud.

Rupanya banyak penumpang yang memperhatikan kejadian tersebut. Mereka ternyata juga tidak bersimpati terhadap sikap sombong wanita cantik dan kaya itu. Sebagai bentuk dukungan terhadap wanita sederhana tersebut, para penumpang pesawat yang lain serentak memberikan tepukan hangat ketika wanita sederhana itu berdiri dan berjalan menuju kelas bisnis.

Pesan :

Berbicara adalah kenikmatan tiada tara yang tidak dapat dinikmati oleh semua orang di dunia ini. Kemampuan berbicara memungkinkan kita dapat mengutarakan keinginan melalui kata-kata yang diucapkan. Kenikmatan berbicara akan mendatangkan manfaat lebih besar, jika yang terlontar adalah kata-kata yang bermakna positif dan mengandung tujuan yang positif pula.

Dalam kisah di atas kita dapat memetik pelajaran bahwa kenikmatan berbicara ternyata juga mendatangkan bencana bagi pemiliknya. Wanita cantik dan kaya sebagai tokoh dalam kisah tersebut tidak dapat memanfaatkan kenikmatan berbicara yang ia miliki untuk melontarkan kata-kata dan tujuan yang positif. Sehingga ia mendapatkan malu luar biasa.

Itu baru salah satu contoh orang yang tidak dapat memanfaatkan kenikmatan berbicara. Pada kenyataannya, sangat banyak orang yang harus menanggung akibat lebih buruk karena tidak dapat menggunakan kenikmatan berbicara dengan baik. “Kata-kata yang baik tidaklah mahal… Tapi banyak maknanya,” kata Blaise Pascal.

Banyak sekali manfaat dari kemampuan berbicara. Seandainya wanita cantik dan kaya itu memanfaatkan kenikmatan berbicara yang ia miliki untuk menegur dan berbincang tentang hal-hal positif dan menyenangkan. Selain merasa lebih senang, wanita itu tentu akan mendapatkan banyak keuntungan misalnya jaringan yang lebih luas.

Berdasarkan penjelasan di atas, kita akan mendapatkan manfaat positif atau negatif dari kenikmatan berbicara sangat ditentukan oleh sikap kita dalam menghadapi keadaan dan orang lain, entah suasana hati kita sedang senang atau sedih, sedang bahagia atau berduka. Tanamkan dalam hati dan pikiran bahwa kitalah yang sepatutnya menyesuaikan diri dengan lingkungan, bukannya menuntut mereka menjadi seperti yang kita senangi. Caranya adalah,“Perlakukan mereka sebagai orang dewasa. Perlakukan mereka sebagai mitra. Perlakukan mereka dengan bermartabat. Perlakukan mereka dengan rasa hormat,” demikian disebutkan dalam buku In Search of Excellencetulisan Tom Peters dan Robert Waterman.

No comments:

Post a Comment