Pada awalnya salah satu bidang pemberdayaan manusia ini dalam lingkup pekerjaan banyak yang menggunakan nama human resources department (HRD) yang kurang lebih secara harfiah bermakna sebagai bidang sumberdaya manusia, yang bisa diartikan juga sebagai bidang penyedia tenaga kerja dan segala hal yang terkait dengan yang namanya manusia atau tenaga kerja dalam hal ini sebagai karyawan dalam sebuah perusahaan.
Dalam prakteknya, tampaknya para praktisi dalam bidang sumber daya manusia ini melihat kedepannya bidang ini bukan hanya sebagai pelengkap dalam penyedia tenaga kerja, namun berfungsi lebih sebagai partner dalam menjalankan bisnis, sehingga bidang ini bukan hanya sebagai penyedia tenaga kerja (human resource), namun bidang ini lebih diarahkan ke bidang pengelolaan sumber daya manusia sebagai modal penting atau asset dalam bisnis itu sendiri, maka jadilah bidang ini banyak yang memakai istilah human capital development.
Perubahan paradigma tersebut akhirnya diikuti dengan pengembangan bagian yang bisa dikelola, sehingga dalam beberapa perusahaan salah satunya membagi bidang tersebut dengan pembagian peran sebagai berikut:
1. Human Capital Training and Development:
Salah satu bidang garap di human capital development ini biasanya melayani dan mengelola training dan membaginya dalam 2 kategori training yaitu:
a. technical training (functional training) misalnya training sales and service
b. knowledge training (soft skill training), misalnya leadership training
2. Human Capital Organization Development:
Bidang garap dari organization development diantaranya meliputi:
a. recruitment, meliputi pemenuhan MPP
b. talent management, salah satunya adalah program kaderisasi untuk succession management seperti misalnya program MDP, MT dsb.
c. Performance management, salah satu diantaranya adalah pengukuran kinerja masung-masing karyawan secara SMART (specific, measurable,achiaveble,range,time allocation).Biasanya di buat dalam bentuk penyusunan KPI (Key Performance Indicator).
3. Human Capital Service
Jobs role dari Human Capital Service meliputi:
a. Payroll (penggajian)
b. Compensation and benefit (segala hal yang berkaitan dengan kesejahteraan karyawan)
c. Employee service (data based, administration, dsb.)
d. Human Capital Information System (HCIS)
Dengan adanya pembagian peran dan fungsi (jobs role) seperti diatas, diharapkan paradigm untuk menjadi partner dalam bisnis bisa terwujud untuk ke depannya dan bukan hanya sebagai administrasi personalia.