Search This Blog

Wednesday, March 23, 2011

Entrepreneur yang baik

Anda entrepreneur yang baik selalu bisa melihat peluang saat yang lainnya memilih menyerah. Jika satu pintu tak bisa terbuka, masih banyak pintu lainnya yang bisa Anda buka.
be well,
Dwika - Managing Consultant




Rhenald Kasali: Entrepreneur Sejati Harus Seperti Bola Tenis
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Bandung - Tak ada jaminan usaha yang sedang atau akan Anda jalani dapat berjalan dengan mulus. Untuk menjadi entrepreneur sukses diperlukan kemampuan membal atau bouncing, agar bisa bangkit saat menemui masalah di tengah jalan. Pakar Bisnis Rhenald Kasali mengatakan seorang wirausaha harus bisa seperti bola tenis.

"Tak ada yang bisa memastikan bisnis kita akan tetap sama 5 tahun ke depan. Tak ada yang abadi. Akan ada masalah yang ditemui di tengah perjalanan wirausaha. Pilihannya 2, apakah akan jadi telur, atau bola tenis," ujar Rhenald dalam Seminar Wanita Wirausaha BNI dan Femina bertajuk Inspirasi Wirausaha 'Tren, Peluang & Tantangan Usaha 2010' di Ballroom Hotel Novotel Jalan Cihampelas, Sabtu (3/7/2010).

Dijelaskan Rhenald, jika seorang entrepreneur berjiwa telur, maka saat menghadapi masalah berat ia akan cenderung kalah dan menyerah. Sementara yang bermental bola tenis, ia akan senantiasa kembali ke atas untuk tetap mempertahankan usahanya.

"Telur memang lebih keras dari bola tenis, tapi saat jatuh telur akan langsung pecah. Tapi kalau bola tenis, ia akan kembali membal. Seperti itulah entrepreneur yang seharusnya. Tidak mudah menyerah," jelas Rhenald yang juga menjadi Guru Besar di FEUI.

Menurut Rhenald, seorang entrepreneur harus mau terus belajar. Karena dalam perjalanan mengembangkan bisnis, tentu akan mengalami berbagai kesulitan.

"Membuat usaha bukan sesuatu yang gampang. Anda akan menghadapi hal-hal yang sulit. Tapi itu harus terus dihadapi dan dijadikan latihan untuk mempelajari masalah," paparnya.

Rhenald pun mengungkapkan, dalam dunia bisnis pun ada yang namanya naik kelas. Untuk bisa naik kelas diperlukan disiplin, marketing & branding, kemampuan beradaptasi, inovasi yang berkelanjutan, dan kompetitif.

"Tidak hanya sekolah, dalam bisnis pun ada yang namanya naik kelas. Bagaimana caranya untuk naik kelas itu yang harus diupayakan," katanya. Menurut Rhenald, entrepreneur yang baik selalu bisa melihat peluang saat yang lainnya memilih menyerah.

"Jika satu pintu tak bisa terbuka, masih ada pintu lainnya," tutur Rhenald.

(tya/ern

No comments:

Post a Comment